Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BI waspadai rasio utang rumah tangga

BI waspadai rasio utang rumah tangga Gedung Bank Indonesia. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) mewaspadai rasio utang rumah tangga. Berdasarkan pantauan, ada sejumlah rumah tangga di Indonesia memiliki tingkat utang yang tinggi.

"Hasil identifikasi kami, ada kelompok masyarakat tertentu, itu tingkat keberhutangan cukup tinggi. Ini patut terus dimonitor. Jangan sampai semangat berutang, begitu ada yang terjadi menjadi tidak bisa memenuhi kewajibannya," kata Kepala Departemen Kebijakan Makro Prudensial Bank Indonesia Darsono, Jakarta, Selasa (9/12).

Untuk itu, bank sentral mulai membatasi penggunaan kartu kredit. Di sisi lain, sebagian besar rumah tangga belum tersentuh layanan perbankan.

"BI dan Otoritas Jasa Keuangan telah mencanangkan financial inclusion, memanfaatkan ponsel mendekatkan masyarakat dengan bank," tegasnya.

Terlepas itu, Darsono menyebut kondisi fiskal Indonesia terus membaik. Ini lantaran investor sudah mulai kembali melirik Indonesia.

"Jadi pengeluaran dan investasi sudah seimbang dan ini mengurangi risiko fiskal. Itu dicermati investor. Ini terus membaik dan membuat premi risiko keuangan perbankan kita turun," ucap Darsono.

Menurutnya, investor menyambut baik keputusan pemerintah menaikkan harga BBM subsidi. Sebab, langkah itu dinilai bisa mendongkrak kapasitas perekonomian Indonesia. (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP