BI turunkan proyeksi pertumbuhan kredit perbankan tahun ini
Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) merevisi proyeksi pertumbuhan kredit perbankan tahun ini. Di mana, semula pertumbuhan kredit diprediksi berada pada kisaran 10 persen sampai 12 persen, menjadi 8 persen sampai 10 persen hingga akhir tahun.
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan revisi pertumbuhan kredit perbankan tersebut tidak terlepas dari realisasi pertumbuhan kredit sampai pertengahan tahun hanya sebesar tiga persen. Selain itu, kondisi perekonomian dan konsolidasi perbankan merupakan penyebab lain BI menurunkan proyeksi pertumbuhan kredit.
"Kami revisi pertumbuhan kredit untuk tahun 2017, dari 10 sampai 11 persen menjadi 8 sampai 10 persen," ujar Agus saat menyampaikan hasil rapat gubernur di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (22/8).
"Alasan utama kami menurunkan karena perkembangan sampai Juni menunjukkan bahwa pertumbuhan year to date daripada kredit di bawah 3 persen. Maka dari itu, kami sudah lihat business plan perbankan. Kami juga sudah analisa kondisi ekonomi Indonesia dan kondisi perbankan yang masih konsolidasi," tambahnya.
Namun demikian, BI tetap optimis pertumbuhan kredit tahun 2018 mendatang mencapai 10 sampai 12 persen. BI akan melakukan berbagai langkah intervensi untuk mendorong pertumbuhan kredit tersebut.
"Di 2018, kami tetap menetapkan dan meyakini bahwa pertumbuhan kredit antara 10 sampai 12 persen," pungkasnya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya