Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BI tegaskan penurunan suku bunga acuan tak langsung diikuti bunga kredit bank

BI tegaskan penurunan suku bunga acuan tak langsung diikuti bunga kredit bank

Merdeka.com - Bank Indonesia kembali menurunkan BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 25 bps dari 4,50 persen menjadi 4,25 persen. Suku bunga Deposit Facility turun 25 bps menjadi 3,50 persen dan Lending Facility turun 25 bps menjadi 5,00 persen berlaku efektif sejak 25 September 2017.

Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI), Dodi Budi Waluyo, mengatakan penurunan suku bunga acuan BI tidak serta merta diikuti oleh penurunan suku bunga kredit perbankan. Perbankan membutuhkan waktu 3 bulan untuk menurunkan suku bunga kredit.

"Ya seperti tadi, biasanya perbankan membutuhkan waktu sekitar 3 bulanan untuk mengambil sikap, kita lihat saja nanti," ujar Dodi di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (22/9).

Dodi mengatakan perbankan masih akan melakukan konsolidasi serta mempertimbangkan kondisi saat ini. Salah satunya melakukan pembenahan terhadap rasio kredit macet atau non performing loan (NPL).

"Karena perbankan sendiri mereka masih melakukan konsolidasi, mereka masih mempertimbangkan berbenah dengan nonperforming loan (NPL) mereka. Dan itu juga menahan untuk landing, dan menahan kepada suku bunga untuk diturunkan," jelasnya.

Namun demikian, penurunan suku bunga kebijakan ini diharapkan dapat mendukung perbaikan intermediasi perbankan dan pemulihan ekonomi domestik yang sedang berlangsung. Bank Indonesia memandang bahwa tingkat suku bunga acuan saat ini cukup memadai sesuai dengan prakiraan inflasi dan makroekonomi ke depan.

"Bank Indonesia terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk memperkuat bauran kebijakan dalam rangka menjaga stabilitas makroekonomi dan memperkuat momentum pemulihan ekonomi," pungkasnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP