BI Tahan Suku Bunga, Kurs Rupiah Menguat Tipis ke Level Rp14.410 per USD
Merdeka.com - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) ditutup menguat 17 poin ke level Rp14.410 per USD dari penutupan sebelumnya di level Rp14.427 per USD. Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang Rupiah kemungkinan dibuka berfluktuasi namun ditutup menguat direntang Rp14.390 hingga Rp14.450 per USD.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim mengatakan, penguatan mata uang Garuda terjadi usai Bank Indonesia memutuskan mempertahankan suku bunga acuan sebesar 3,5 persen. Keputusan ini didukung oleh kondisi ekonomi Indonesia yang tergolong stabil.
"Bank Indonesia dalam pertemuan siang ini tetap mempertahankan suku bunga acuan di 3,5 persen karena kondisi perekonomian yang terus stabil," ujar Ibrahim dalam riset harian, Jakarta, Kamis (18/3).
Penguatan Rupiah juga dipacu oleh penanganan pandemi Covid-19 yang cukup progresif sehingga penurunan pasien covid-19 terus mengalami penurunan serta ekonomi sudah kembali menggeliat. Sejak awal tahun lalu, BI sudah memangkas suku bunga acuan sebanyak 150 basis poin (bps).
"Kini, suku bunga acuan berada di titik terendah sepanjang sejarah Indonesia merdeka," tandasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya