Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BI soal pelemahan Rupiah: Masih normal, tak perlu dikhawatirkan

BI soal pelemahan Rupiah: Masih normal, tak perlu dikhawatirkan rupiah. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) hari ini dibuka melemah ke level Rp 13.254 per USD dibandingkan penutupan kemarin di Rp 13.252 per USD. Bank Indonesia menilai pelemahan Rupiah ini masih wajar dan tidak perlu dikhawatirkan.

Menurut Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Mirza Adityaswara, naik turunnya kurs Rupiah masih dalam batas normal dan sesuai pergerakan mata uang dunia. "Perkembangan dua hari ini tidak ada yang perlu dikhawatirkan normal-normal saja," kata Mirza di Gedung BI, Jakarta, Kamis (25/8).

Pelemahan Rupiah, lanjutnya, juga dipengaruhi faktor pengumuman penetapan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve (The Fed). Rencananya The Fed akan mengeluarkan pernyataan posisi suku bunga pada September.

"Biasanya kalau mau mendekati rapat dewan gubernur Amerika biasanya ada statement FOMC, ada statement beberapa yang kemarin, bisa saja naik di November atau di Desember. Kalau menurut saya hal yang wajar," ucapnya.

Mirza menyadari pengumuman The Fed juga dijadikan momentum bagi pelaku pasar keuangan untuk meraup cuan lewat transaksi harian. "Namanya pasar keuangan kan berusaha mencari berita untuk teman-teman di pasar keuangan bisa jual dan beli," jelasnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP