Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BI sebut uang Rupiah baru masih diproduksi Peruri

BI sebut uang Rupiah baru masih diproduksi Peruri Uang Rupiah baru. ©2016 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) menjelaskan Perusahaan Percetakan Uang Republik Indonesia atau Peruri masih menjadi penanggung jawab dalam pencetakan uang Rupiah baru. Saat ini, pencetakan belum dilakukan dalam jumlah besar dan akan dilakukan secara bertahap.

"Namun jumlahnya masih terbatas, karena Peruri (Perusahaan Percetakan Uang Republik Indonesia) belum mencetak dalam jumlah yang banyak. Pencetakan akan dilakukan secara bertahap," kata Kepala Kantor Perwakilan BI Papua Barat Agus Hartanto seperti dikutip dari Antara.

Dia menambahkan, BI pusat sudah mendistribusikan uang pecahan baru tersebut ke seluruh daerah. Sehingga penukaran sudah bisa dilakukan di kantor-kantor perbankan mulai, Selasa (20/12).

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo telah secara resmi meluncurkan Rupiah baru di Gedung Bank Indonesia, kemarin. Kini di media sosial tengah ramai diperbincangkan bahwa penugasan pencetakan uang tidak lagi diberikan untuk Peruri, melainkan ke sebuah perusahaan milik warga negara asing.

Selain itu, desain Rupiah baru ini juga dinilai mirip dengan mata uang Yuan milik China.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP