Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BI sebut uang lusuh didominasi pecahan Rp 20.000 ke bawah

BI sebut uang lusuh didominasi pecahan Rp 20.000 ke bawah Uang Rupiah. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Suhaedi meminta masyarakat untuk segera menukarkan uang yang rusak atau tidak layak edar ke bank terdekat. Sehingga, uang tersebut bisa masuk ke dalam sistem perbankan.

Suhaedi mengungkapkan, saat ini sudah terlalu banyak uang yang berputar di masyarakat karena tidak terhubung dengan lembaga keuangan, terutama di daerah-daerah terpencil. Uang-uang tidak layak edar tersebut harus ditarik dari peredaran dan diganti dengan uang baru.

"Tantangan kita semua terkait dengan inklusi keuangan banyak masyarakat menggunakan uang Rupiah dan berputar terus dari pembeli ke penjual karena belum terhubung dengan layanan keuangan sehingga masyarakat tidak menyetor uang yang dimilikinya," kata Suhaedi, di Gedung BI, Jakarta, Rabu (14/6).

Saat ini, kata Suhaedi, uang tidak layak edar di masyarakat didominasi oleh pecahan Rp 20.000 ke bawah dengan rata-rata tingkat kerusakan pada level 6 dari skala 1-16. Untuk itu, Suhaedi berharap perbankan dan lembaga keuangan lainnya bisa merambah sampai ke daerah-daerah terpencil agar masyarakat bisa menabung uang yang mereka miliki.

"Kalau sudah mempunyai akses tabungan bisa menabung ke perbankan dan perbankan setor ke BI untuk ditukar dengan yang baru," tegasnya.

Setelah disetorkan ke BI, uang tidak layak edar tersebut tidak akan dikeluarkan kembali dan diganti dengan uang yang baru. Menurutnya, jika hal tersebut dilakukan maka secara bertahap uang yang tidak layak edar akan berkurang.

"Kita sangat berharap layanan perbankan ini akan semakin mempercepat uang yang tidak layak edar sehingga akan bisa menjadi lebih baik," pungkasnya.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP