BI prediksi ekonomi Indonesia kuartal II-2015 stagnan
Merdeka.com - Bank Indonesia memerkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal II-2015 berada di level 4 persen. Itu hampir setara dengan pertumbuhan ekonomi kuartal sebelumnya yang sebesar 4,71 persen.
"Perkembangannya belum terlalu beda. Pertumbuhannya kurang lebih sama seperti kuartal I," kata Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, di Jakarta, Jumat (17/7).
Ini membuat pemerintah harus memberi perhatian khusus pada semester II. Terlebih lagi, kemerosotan harga komoditas dunia akibat perlambatan ekonomi global masih terjadi.
"Perkembangan ekonomi dunia dan harga-harga komoditi yang jadi andalan ekspor Indonesia semua menunjukan kondisi yang perlu diwaspadai."
Dia berharap pemerintah memercepat penyaluran anggaran ke daerah, terutama untuk pembangunan infrastruktur. Dengan begitu, investasi dan konsumsi masyarakat bisa memberikan kontribusi lebih terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Secara umum, Agus mengakui sulit untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen-5,2 persen, tahun ini.
"Memang perlu betul-betul harus berupaya mengejar pertumbuhan ekonomi."
Terkait inflasi, Agus mengatakan masih terkendali. Ini seiring neraca perdagangan yang mencetak surplus.
"Kami lihat bahwa inflasi terkendali tetapi memang kita harus memberi perhatian," katanya. "Inflasi Minggu pertama Juli 0,46 persen tapi tentu kami masih melihat karena ada lebaran mungkin akan ada peningkatan."
Tapi secara umum, kata Agus, inflasi selama 6 bulan pertama tahun ini hanya 0,96 persen.
"Jadi saya yakin di akhir tahun akan seperti target kita." (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya