BI pastikan kantor perwakilan Lombok tak terganggu gempa
Merdeka.com - Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi memastikan bahwa kegiatan operasional Bank Indonesia tetap berjalan alias tidak akan banyak terganggu oleh bencana gempa Lombok.
"Dalam memberikan layanan terhadap masyarakat, dapat kami sampaikan bahwa pasca gempa Lombok, kegiatan operasional di Kantor Perwakilan Bank Indonesia beserta perbankan tetap berjalan normal," ujar Rosmaya di dalam acara penyerahan bantuan kepada warga Desa Gondang, Kabupaten Lombok Utara, NTB, Kamis (16/8).
Dia menegaskan bahwa Bank Indonesia tetap melayani kegiatan penarikan dan setoran tunai perbankan maupun transaksi non tunai untuk memastikan sistem pembayaran di Provinsi NTB tetap berjalan lancar.
"Hal ini diharapkan memberikan keyakinan kepada masyarakat luas bahwa lalu lintas sistem pembayaran serta pemenuhan kebutuhan uang dalam pecahan dan jumlah yang cukup dapat mendukung roda perekonomian," kata dia.
Rosmaya menambahkan bahwa bencana gempa Lombok tentunya memberikan dampak yang cukup besar, khususnya terhadap sektor pariwisata di Provinsi NTB.
"Seperti yang kita ketahui, bahwa sampai dengan saat ini sejumlah area wisata seperti 3 Gili ya, seperti Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air dan Taman Nasional Gunung Rinjani yang masih ditutup. Sementara itu, area Senggigi juga masih sepi dari kunjungan wisatawan," ujar dia.
Meskipun demikian, dia yakin sektor pariwisata NTB akan segera pulih dan kembali bangkit seiring dengan proses penanganan dan pemulihan paska bencana.
"Akan segera pulih, mengingat NTB merupakan salah satu destinasi wisata prioritas yang dikembangkan pemerintah sebagai langkah untuk mengurangi Current Account Deficit (CAD)," tandasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya