BI: Masyarakat Sudah Terbiasa dengan Pergerakan Nilai Tukar Rupiah
Merdeka.com - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) pada Kamis, 10 Januari 2019 masih terus menguat. Menurut laporan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), Rupiah menguat di posisi 14.093 per USD.
Namun begitu, nilai tukar Rupiah sempat melemah dari hari sebelumnya pada 3 Januari 2019, yakni di angka 14.474 per USD atau mengalami kenaikan Rp 19 dibanding 2 Januari 2019 sebesar 14.465 per USD.
Direktur Eksekutif Kepala Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia, Nanang Hendarsah berpendapat, masyarakat tampaknya sudah terbiasa dengan ketidakstabilan kurs Rupiah yang kerap terjadi sepanjang 2018 silam.
"Menurut saya, masyarakat sudah terbiasa dengan pergerakan itu," sebut dia saat berbincang dengan wartawan di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (10/1).
Dia beranggapan seperti itu karena selama tahun kemarin nilai tukar Rupiah kerap terombang-ambing hingga mencapai kisaran pada angka Rp 15.000 per USD, namun perekonomian negara terpantau tetap stabil.
"2018 kita melewati level psikologis yang mengkhawatirkan terkait kurs Rupiah. Sekarang level psikologis sudah tersentuh, dan ekonomi Indonesia tetap stabil," ungkapnya.
Bank Indonesia selaku pihak regulator tetap terjun ke pasar untuk menjaga stabilitas nilai Rupiah, baik di saat menguat ataupun melemah. Selain itu, bank sentral memberikan ruang kepada market untuk ikut menentukan kurs Rupiah.
"Kami berikan ruang Rupiah bergerak sesuai mekanisme pasar. Hari ini Rupiah menguat, itu bagian dari mekanisme pasar," ujar dia.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya