BI: Masyarakat mulai gemar transaksi menggunakan kartu
Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan transaksi Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) dan Uang Elektronik makin digemari masyarakat. Ini terlihat dari catatan bank sentral di mana frekuensi penggunaan APMK meningkat pesat.
Deputi Gubernur Bank Indonesia Ronald Waas memaparkan, sepanjang 2013, penggunaan kartu ATM/Debit mencapai Rp 10 triliun per hari dari Rp 8 triliun per hari pada 2012.
"Kartu kredit Rp 600 miliar per hari dari Rp 553 miliar per hari," kata Ronald di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (16/1).
Untuk transaksi uang elektronik, lanjut Ronald, semakin banyak masyarakat yang menggunakan uang elektronik.
Sepanjang tahun 2013, penggunaan uang elektronik mencapai hampir Rp 8 miliar per hari dengan volume penggunaan rata-rata mencapai 400.000 per hari. Angka ini meningkat dari penggunaan tahun 2012 yang mencapai Rp 5 miliar per hari dengan volume pemakaian 275.000 per hari.
"Ini kerja sama dengan pemerintah DKI Jakarta dan Transjakarta. Kemudian juga dengan KAI, itu nanti uang elektronik sudah bisa langsung tap. Kami juga melakukan kerja sama dengan akademisi, kami sudah melakukan kerja sama dengan Universitas Indonesia," jelas Ronald.
Ronald menambahkan, infrastruktur mesin ATM pun meningkat secara signifikan di tahun 2013 hingga melewati 70.000 unit dari sekitar 65.000 unit ATM di tahun 2012.
"ATM ini mungkin nanti T-nya bukan lagi Tunai melainkan Transaksi karena melalui ATM sekarang bisa melakukan berbagai pembayaran," tutup Ronald.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya