Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BI klaim rasio uang palsu terus menurun setiap tahun

BI klaim rasio uang palsu terus menurun setiap tahun Kardus uang palsu dari BI Solo. ©2016 merdeka.com/arie sunaryo

Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) mencatatkan rasio uang palsu terus menurun apabila dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya.

Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang BI Suhaedi mengatakan, jumlah temuan uang palsu dari Januari sampai Mei 2016 hanya sebanyak 5 lembar per 1 juta lembar uang beredar. Rasio ini jauh lebih rendah dibandingkan tahun lalu sebesar 21 lembar per 1 juta lembar.

"Beberapa tahun terakhir tren menurun. Pada tahun 2014 jumlahnya itu 9 lembar per 1 juta lembar. Kemudian, pada tahun 2015 jumlahnya itu menurun menjadi 21 lembar per 1 juta lembar," ujar Suhaedi di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Senin (6/6).

Tingginya temuan uang palsu pada 2015, disebabkan oleh kasus uang palsu di daerah Jember dengan jumlah yang cukup besar. Namun, pada tahun ini jumlah temuan uang palsu tersebut menurun karena masyarakat semakin waspada terhadap kondisi uang yang diterima.

"50 persen yang palsu itu lebih dari laporan masyarakat. Jadi ini juga yang membuat menurun, tingginya pengawasan masyarakat," kata dia.

Lebih lanjut, Suhaedi meminta masyarakat untuk terus menerapkan prinsip 3D yakni Dilihat, Diraba dan Diterawang saat menerima uang kertas.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP