BI: Kebijakan BBM pemerintah bisa tekan inflasi April 2016
Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) memproyeksi inflasi April 2016 akan lebih tinggi apabila dibandingkan dengan inflasi Maret 2016.
"Kalau dari sisi aktivitas ekonomi, biasanya kuartal II lebih tinggi dari kuartal I," ujar Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Mirza Adityaswara di Komplek Bank Indonesia, Jumat (1/4).
Namun, kata Mirza, kebijakan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berlaku 1 April 2016, apabila diikuti penurunan tarif transportasi, dinilai bisa menekan angka inflasi April 2016.
"Yang bisa bantu untuk turunkan angka inflasi bulan April mudah-mudahan penurunan harga BBM dan biaya transportasi," kata Mirza.
Seperti diketahui, terhitung 1 April 2016 pukul 00.00 WIB, pemerintah memutuskan untuk menurunkan harga BBM Khusus Penugasan jenis Bensin Premium RON 88 di Wilayah Penugasan Luar Jawa-Madura-Bali dan harga BBM jenis Minyak Solar Subsidi dengan rincian:
1. Minyak Tanah tetap Rp 2.500 per liter
2. Minyak Solar Subsidi turun dari Rp 5.650 per liter menjadi Rp 5.150 per liter
3. Bensin Premium RON 88 Penugasan Luar Jawa-Madura-Bali dari Rp 6.950 menjadi Rp 6.450 per liter.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya