Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BI: Ekonomi RI cukup kuat hadapi gejolak pasar keuangan global

BI: Ekonomi RI cukup kuat hadapi gejolak pasar keuangan global Gedung Bank Indonesia. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Merdeka.com - Bank Indonesia menyatakan ekonomi Indonesia cukup kuat dalam menghadapi gejolak pasar keuangan global. Meski ekonomi melambat, stabilitas makro dan sistem keuangan tetap terjaga.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan kepercayaan pelaku pasar relatif baik. Ini mampu mendorong arus masuk modal asing, baik portofolio maupun investasi langsung.

"Keberhasilan ini ditopang oleh kebijakan Bank Indonesia yang terukur serta koordinasi yang erat dengan Pemerintah melalui bauran kebijakan moneter, makroprudensial dan fiskal," ujarnya di Palembang, Kamis (30/7).

Dalam jangka menengah, menurutnya, ekonomi Indonesia berpotensi tumbuh lebih tinggi, inklusif dan berkelanjutan. Asalkan, pemerintah tetap menjaga stabilitas dan mengantisipasi normalisasi kebijakan the Fed.

Kemudian, implementasi kebijakan reformasi struktural dan percepatan meningkatkan kapasitas dan daya saing perekonomian nasional.

"Kebijakan reformasi subsidi merupakan awal yang sangat baik dan diharapkan diikuti dengan kebijakan reformasi struktural selanjutnya," jelas dia.

Di tempat yang sama, Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, saat ini pertumbuhan ekonomi Indonesia masih tergantung komoditas mentah. Seperti, batu bara, karet, kelapa sawit.

"Namun, dalam beberapa tahun sekarang ini harga komoditi unggulan tersebut harganya juga menurun terutama negara tujuan ekspor," ujarnya.

(mdk/yud)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP