BI: Ekonomi China tergerus 1 persen, RI terdampak 0,6 persen
Merdeka.com - Bank Indonesia mewaspadai gejolak perekonomian China. Sebab, ekspor Indonesia masih tergantung pada Negeri Tirai Bambu tersebut.
"Ekonomi China sangat dekat dengan ekonomi Indonesia. Kami mesti waspada kalau ada pelemahan ekonomi di China," ujar Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardjojo di kantornya, Jakarta, Rabu (8/7).
Dengan kata lain, pelemahan ekonomi China akan langsung dirasakan Indonesia. Setiap ekonomi China tergerus satu persen, maka ekonomi Indonesia terkena dampak 0,4 persen-0,6 persen.
"Jadi kami betul harus perhatikan. Saya dapat kabar dari World Bank jadi 4,7 persen," tegasnya.
Walaupun begitu, Agus optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester dua akan membaik. "Tapi kondisi ini harus membuat kami lebih hati-hati." (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya