BI catat harga komoditas turut pengaruhi kinerja KPR perbankan
Merdeka.com - Deputi Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia (BI), Sri Noerhidajati, mengatakan kenaikan harga komoditas seperti batu bara, berpengaruh terhadap bisnis properti.
Di mana ketika harga komoditas naik maka kredit macet atau non performing loan (NPL) dari sektor batu bara menurun. Pada saat itu, permintaan kredit pemilikan rumah (KPR) meningkat.
"Harga komoditi berpengaruh juga ke properti, karena dari hasil dari diskusi BI dengan perbankan kemarin, kredit properti KPR di Kalimantan terdampak penurunan harga batu bara," katanya di Hotel Pullman, Jakarta, Rabu (17/1).
Namun, apabila harga batu bara atau komoditi mengalami penurunan, maka kondisi KPR melambat. "Jadi penurunan harga batu bara menyebabkan NPL batu bara itu tumbuh cukup tinggi waktu itu, sehingga bank berhati hati memberikan KPR di daerah tadi," ujarnya.
Sejak Juli 2017, penyaluran kredit sektor properti menunjukkan tren positif. Pada November 2017 kredit properti tumbuh sampai 10,28 persen sedangkan total kredit perbankan hanya 7,4 persen. Dengan begitu penyaluran KPR mulai tumbuh di atas total kredit perbankan.
"Sehingga kami di BI juga optimis kami berharap ke depan KPR makin tumbuh seiring perbaikan perekonomian harga komoditi juga naik," tandas Sri.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya