Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BI Beberkan Kondisi Ekonomi Global per November 2018

BI Beberkan Kondisi Ekonomi Global per November 2018 pertumbuhan ekonomi. shutterstock

Merdeka.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memperkirakan ekonomi global masih tumbuh tidak seimbang, disertai ketidakpastian pasar keuangan global yang tetap tinggi. Salah satunya, ekonomi AS yang tumbuh kuat pada 2018 diperkirakan akan mengalami konsolidasi pada 2019.

"Namun, ekspektasi inflasi AS tetap tinggi sehingga the Fed diperakirakan melanjutkan kenaikan suku bunga kebijakannya," kata Perry di kantornya, Kamis (15/11).

Sementara itu, di Eropa, pertumbuhan ekonomi cenderung melambat di tengah inflasi yang dalam tren meningkat. "Normalisasi kebijakan moneter di Eropa yang saat ini dilakukan melalui pengurangan pembelian aset keuangan diperkirakan masih akan terus berlanjut," ujarnya.

Di negara emerging markets, pertumbuhan ekonomi China juga terus melambat disebabkan berlanjutnya proses deleveraging di sistem keuangan dan pengaruh ketegangan hubungan dagang dengan AS.

Pertumbuhan ekonomi dunia yang melandai dan risiko memburuknya hubungan dagang antar negara akan berdampak pada tetap rendahnya volume perdagangan dunia. "Sejalan dengan itu, harga komoditas dunia menurun, termasuk harga minyak dunia yang kembali menurun akibat prospek meningkatnya pasokan," tutupnya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP