Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BI: Ada yang sengaja basahi uang biar tak terbang waktu belanja

BI: Ada yang sengaja basahi uang biar tak terbang waktu belanja penukaran uang bi. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) telah memusnahkan uang tak layak edar sebanyak Rp 160,25 triliun sepanjang 2015. Uang tersebut ada yang robek, lusuh dan dicoret-coret. Bahkan ada yang sengaja membasahi uang agar tak terbang waktu belanja.

Kepala Departemen‎ Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Suhaedi ‎mengatakan, pihaknya terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar bisa menjaga keberadaan Rupiah sebagai identitas negara. Bank sentral juga telah bekerja sama‎ dengan Kemenetrian Pendidikan demi mengedukasi para pelajar.

"Jadi biar tidak lagi ada uang, misal kita beli di warung, supaya tidak terbang, mereka basahi, terus dilipat-lipat," ucap Suhaedi di Jakarta, Selasa (2/2).

Menjaga kelayakan uang beredar di pasaran, Bank Indonesia telah meningkatkan standar kelayakan uang. Di mana standar kelusuhan uang (soil level) sepanjang tahun 2015, dari 6 pada 2014 menjadi 7 pada Januari 2015 dan 8 pada Juli 2015.

"Peningkatan standar dilakukan guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan menyediakan standar uang yang semakin baik," katanya.

Suhaedi menyebut, peredaran uang tak layak paling banyak ditemukan di daerah yang sarana transportasinya minim.

"Kelusuhan itu beberapa daerah yang sarana transportasinya sangat memerlukan upaya dan belum tersedia sarana perbankan. Daerah kepulauan tingkat kelusuhan sangat tinggi. Makanya kami perluas jaringan, dan kami buka kantor kas titipan dan kas keliling (bersama kapal perintis, polair)," tutupnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP