BI: 3 Hari Pekan ini, Dana Asing Masuk RI Capai Rp2,9 Triliun
Merdeka.com - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, mengatakan pekan ini terjadi arus masuk modal asing (inflow) sebesar Rp2,9 triliun. Aliran modal asing ini sebagian besar masuk ke Surat Berharga Negara (SBN).
"Kelihatan selama 1 minggu terakhir pada tanggal 14, 15 dan 16 April terjadi inflow di portofolio kita," kata Perry di Gedung Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (17/4).
Perry merincikan, pada tanggal 14 April terjadi inflow sebesar Rp700 miliar. Pada tanggal 15 April sebesar Rp200 miliar. Sementara, pada 16 April sebesar Rp2 triliun.
Masuknya arus modal asing ini mengartikan investor di pasar keuangan konfiden menanamkan modalnya di Indonesia. Dia memperkirakan inflow akan terus berkembang.
"Kelihatan konfiden ini terbentuk dan terjadi inflow yang terus berkembang," kata dia.
Optimistis Dana Masuk Usai Corona Lebih Besar
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPerry menjelaskan historis perkembangan pasar keuangan selama 2011-2019. Pada periode tersebut data menunjukkan kaburnya dana asing (outflow) terjadi dalam waktu yang singkat. Setelah itu akan diikuti masuknya arus modal asing dalam jumlah besar dan waktu yang panjang.
Seperti pada masa perang dagang sebelumnya. Rata-rata dana asing keluar (outflow) dari pasar SBN senilai Rp29,2 triliun dalam waktu 4 bulan. Setelah perang dagang usai, jumlah modal asing yang masuk (inflow) melonjak hingga Rp229,1 triliun selama 21 bulan.
Inilah yang menjadi dasar optimisme Bank Indonesia dalam menghadapi krisis akibat wabah virus corona. Setelah dana asing keluar besar-besaran pada periode Februari dan Maret, Perry yakin jumlah modal asing yang masuk akan lebih besar dari dana yang sudah keluar.
"Setelah Covid-19 reda, akan terjadi inflow yang jauh lebih besar," kata Perry mengakhiri.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya