Besok, Menhub Budi panggil pilot Garuda Indonesia terkait rencana mogok kerja
Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan memanggil perwakilan dari pilot Garuda Indonesia, untuk membicarakan mengenai rencana aksi mogok pilot maskapai pelat merah tersebut pada masa mudik Lebaran, pada Senin (4/6) besok.
Budi menyatakan, informasi terakhir yang didapat dari manajemen Garuda, para pilot tersebut sepakat untuk menunda aksi mogoknya. Namun dirinya akan memanggil perwakilan pilot untuk berdiskusi lebih lanjut terkait hal ini.
"Saya mendapat laporan dari Direktur Utama (Dirut) Garuda, bahwa para pilot menunda untuk melakukan mogok. Proses komunikasi akan dilakukan, kemarin Dirut sudah melakukan. Hari Senin nanti dengan saya juga," ujar dia di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (3/6).
Dia namun demikian, Budi tetap optimis jika pilot Garuda akan memenuhi komitmennya untuk tetap melayani penumpang pada mudik Lebaran nanti. "Insya Allah (tidak mogok). Jika dilakukan suatu introspeksi bersama dengan berbagai pihak, pasti ada jalan dan itu tidak terjadi. Saya mengimbau dan mendoakan itu terjadi," imbuhnya.
Sementara itu, terkait dengan rencana manajemen Garuda untuk menggunakan pilot dari TNI AU untuk mengoperasikan pesawatnya, Budi menyatakan hal ini merupakan pilihan terakhir jika aksi mogok benar-benar terjadi. Namun dia yakin langkah tersebut tidak akan diambil Garuda.
Sebelumnya, beredar surat pernyataan dari Sekretariat Bersama Serikat Karyawan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. yang menyatakan bahwa pilot Garuda Indonesia memutuskan untuk menunda rencana aksi mogok kerja.
Rencana mogok pun akan diberitahu ke publik paling lambat 7 hari sebelum aksi mogok dilakukan. Nantinya, Sekretariat Bersama Serikat Karyawan PT Garuda Indonesia akan menunggu respon dari pemerintah dalam waktu 30 hari kerja ke depan.
Reporter: Septian Deny
Sumber: Liputan6.com
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya