Berdalih ajak menjadi mitra, bos GO-JEK coba 'bajak' driver GrabBike
Merdeka.com - Perseteruan antara GO-JEK dan GrabBike semakin memanas. Bahkan CEO GO-JEK Nadiem Makarim sempat geram dengan kompetitornya dan mengancam bakal 'membajak' driver mereka.
Alih-alih mengajak bermitra, Nadiem berencana 'mencaplok' driver GrabBike untuk ikut masuk dalam bisnisnya. Dengan begitu, pemberdayaan driver ojek berada di satu naungan yaitu GO-JEK.
"Kompetitor tetangga sebelah (GrabBike), saya ingin mengundang Anda (mitra kerja/driver) untuk masuk keluarga besar GO-JEK. Sudah menjadi komitmen kami untuk melindungi seluruh ojek di Indonesia dengan bergabung dengan kami dan mencintai karya anak bangsa," ujar dia di Senayan, Jakarta, Jumat (13/8).
Nadiem menegaskan GO-JEK sebagai karya anak bangsa. Karena itu dia berharap seluruh rakyat Indonesia mencintai produk bisnisnya. Apalagi sampai saat ini masih ada pihak-pihak yang belum bisa menerima kehadiran GO-JEK.
Untuk itu, dia meminta pengusaha aplikasi dari Indonesia untuk mengembangkan aplikasi dalam negeri. Sehingga, Indonesia menjadi negara yang terkenal dalam produk nasionalnya di luar negeri.
"Ayo monggo, jika kita sama-sama majukan Indonesia. Saya senang jika Indonesia maju karena produk aslinya," ucapnya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya