Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Berbagi beban, alasan swasta dilibatkan bangun pembangkit 35.000 MW

Berbagi beban, alasan swasta dilibatkan bangun pembangkit 35.000 MW Diskusi Energi Kita. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Hingga Juni 2015, 100 pembangkit listrik dalam program 35.000 MW siap digarap. Ini setara 50 persen dari keseluruhan megaproyek andalan pemerintah Jokowi-JK.

Total kebutuhan dana untuk proyek atau program ini menembus Rp 1.127 triliun. Pemerintah membagi beban kebutuhan dana itu dengan pihak swasta. Dari total kebutuhan itu, Rp 512 triliun untuk proyek yang dikerjakan PLN dan 615 triliun yang dikerjakan swasta.

"Supaya ada percepatan dan sharing beban, maka pembangkit akan dikerjasamakan dengan swasta karena untuk pembangkit dari dulu selalu PLN," ujar Menteri ESDM Sudirman Said kepada wartawan di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (15/7).

Pendanaan PLN diperuntukkan bagi proyek pembangkitan Rp 199 triliun dan transmisi serta gardu induk Rp 313 triliun. Sementara, kebutuhan pendanaan IPP Rp 615 triliun seluruhnya untuk pembangkit. Pemerintah mewacanakan, pembangunan transmisi juga boleh dilakukan oleh swasta.

"Sebagaimana pembangkit, transmisi juga akan dikerjasamakan dengan swasta. Jangan sampai pembangkit selesai transmisi tidak ada," tuturnya.

Pemerintah tengah mencari pola pembagian porsi pembangunan transmisi sistem kelistrik untuk swasta dan PLN. "Sedang dicari polanya jangan sampai melanggar aturan," ucapnya.

Mantan Dirut PT Pindad ini tak menutup mata adanya hambatan dalam eksekusi megaproyek pembangkit listrik 35.000 MW. Mulai dari masalah perizinan, pembebasan lahan hingga kekhawatiran terbentur aturan hukum.

"Minggu lalu kita kumpul dengan 16 kabupaten mencari solusi. Kita melakukan detail soal tanah terus lakukan terobosan. Penegakan hukum harus independen tapi harus punya jiwa spirit pendorong pembangunan," ucapnya.

Seperti diketahui, Dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 0074.K/21/MEM/2015 tentang Pengesahan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik 2015-2024, sudah ditetapkan 109 proyek yang masuk dalam program pembangunan pembangkit listrik 35.000 MW.

Dari 109 proyek pembangkit berdaya total 36.585 MW, 74 proyek berkapasitas 25.904 MW di antaranya akan dikerjakan dengan skema pengembang listrik swasta (independent power producer/IPP) dan 35 proyek lainnya berdaya 10.681 MW dikerjakan PLN.

Dari data Kementerian ESDM, dari 74 proyek IPP, sebanyak 21 berkapasitas 10.348 MW tengah memasuki proses pengadaan yakni sudah melewati masa pendaftaran. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP