Berapa Tarif Taksi Listrik Milik Blue Bird?
Merdeka.com - Direktur PT Blue Bird Tbk Adrianto Djokosoetono menyatakan, Blue Bird telah mengeluarkan modal senilai Rp 40 miliar untuk mendatangkan mobil listrik dari Inggris dan China, lengkap dengan stasiun pengisian dayanya.
Diketahui, ada total 29 unit mobil listrik yang didatangkan, dengan rincian 25 unit merek BYD dan 4 unit merek Tesla. Untuk stasiun pengisian daya dibangun berjumlah 11 unit.
"Semua (Rp 40 miliar) mencakup mobil dan stasiun pengisian daya. Di kantor pusat sendiri ada 11 stasiun yang rencananya akan kita tambah 2-3 lagi, dan rencananya juga bisa digunakan untuk mobil listrik yang lain," ungkapnya di Jakarta, Senin (22/4).
Dia menjelaskan, tarif taksi listrik ini masih sama seperti taksi konvensional, karena meskipun unitnya cukup mahal, bahan bakarnya tidak semahal bensin. Dari segi keamanan, pemilihan merek BYD dan Tesla ini sudah teruji kualitasnya, sehingga aman untuk dikendarai.
Sementara, Blue Bird berencana mengoperasikan 200 mobil listrik hingga tahun 2020 nanti. Blue Bird berharap nantinya penggunaan mobil listrik bisa menghilangkan konsumsi BBM hingga lebih dari 1,8 juta liter. Pada 2020-2025 nanti, Blue Bird juga menargetkan akan tambah unit mobil listrik sebanyak 2.000 unit.
Reporter: Athika Rahma
Sumber: Liputan6.com
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya