Berapa biaya nikah di gedung dan rumah?
Merdeka.com - Memutuskan untuk menikah, bukan hanya soal mental dan keteguhan hati, tapi juga persiapan keuangan. Tidak jarang kita mendengar alasan seseorang belum menikah karena belum cukup modal.
Bagi pasangan yang memiliki rencana melepas masa lajang, pemilihan lokasi untuk resepsi pernikahan jadi salah satu yang terpenting. Sebab, disesuaikan dengan dana yang dimiliki.
Ayu Diantika (24) tengah sibuk mempersiapkan hari bahagianya bersama pujaan hatinya. Ayu dan calon suaminya mulai mencari lokasi untuk gedung resepsi, busana pernikahan, undangan, dan lain sebagainya. Dia memutuskan untuk menggelar resepsi di gedung pernikahan bukan tanpa alasan. Perbedaan harga yang tak terpaut jauh antara di gedung dengan di rumah, membuat Ayu memutuskan menggelar resepsi di gedung.
"Kemarin sudah menemukan gedung di daerah Ciputat, Tangerang Selatan. Sewa gedungnya sekitar Rp 70-80 juta. Memang lebih agak mahal tapi sudah include semuanya, sudah dihitung kalau menyelenggarakan di rumah tidak jauh beda sekitar Rp 50 juta," ujarnya saat berbincang dengan merdeka.com, Senin (9/3).
Itu baru biaya sewa gedung, belum cetak undangan, katering, dan biaya lainnya. Ditaksir, jika memilih resepsi di gedung maka minimal harus merogoh di atas Rp 100 juta.
Tidak dipungkiri, biaya untuk menggelar pesta pernikahan di gedung resepsi lebih mahal dibanding di rumah. Selain karena ada biaya sewa yang mahal, ada pula biaya untuk fasilitas, kebersihan, dan tak jarang termasuk biaya untuk katering. Berbeda jika menggelar pesat pernikahan di rumah yang tanpa biaya sewa, dan lainnya.
Itu jadi pertimbangan Wiwit Dwi Widiyastuti (26) lebih memilih menyelenggarakan pesta pernikahan di rumah. Alasannya utamanya kebutuhan dana yang harus dikeluarkan jauh lebih murah dibanding di gedung.
Dari pengakuannya, biaya pesta pernikahan di rumah lebih irit 50 persen dibanding di gedung. "Kalau pesta pernikahan di rumah setidaknya kita bisa hemat 50 persen dari sisi konsumsi, sementara dari sisi tempat hemat juga bisa 30-40 persen," ujarnya.
Menurut dia, melangsungkan pesta pernikahan di rumah memiliki kelebihan sendiri ketimbang di sebuah gedung. Selain hemat biaya juga soal keleluasaan dalam hal waktu.
"Di rumah lebih fleksibel, tidak dihitung per jam-nya," ungkap dia.
Namun, diakuinya, kekurangan mengadakan pesta pernikahan di rumah adalah soal kapasitas tempat. Belum lagi jika terkendala mengganggu kepentingan umum. "Pesta pernikahan di rumah memang lebih irit dari segi apapun, namun lebih ekstra pada segi tenaga," tutupnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya