Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Berani Berubah: Dari EO jadi Minimarket

Berani Berubah: Dari EO jadi Minimarket Pemilik EO Buka Minimarket. istimewa

Merdeka.com - Sebelum pandemi Covid-19 muncul, usaha di bidang showbiz Event Organizer (EO) milik Muhammad Risqi berjalan sangat lancar. Namun ketika mengetahui pandemi menyebar di China dan negara-negara lain termasuk Indonesia, usaha EO milik Risqi harus ditutup total. Pandemi ini memang sangat berdampak sekali dengan pemasukan EO milik Risqi. Bahkan kondisi karyawan yang benar-benar nol.

"Sulit sekali harus menerima kenyataan bahwa bisnis yang saya jalanin di event organizer tuh harus 100 persen ditutup," kata Risqi dalam program Berani Berubah hasil kolaborasi SCTV, Indosiar, Liputan6.com dan merdeka.com.

Karena tidak ada pemasukan dari usaha EO, Risqi memutar otak untuk mencari usaha sampingan lainnya. Berbekal modal seadanya, dia melakoni bisnis menjual sayur dan bahan kebutuhan pokok. Usaha ini terinspirasi dari seorang pedagang sayur yang tidak pernah sepi pembeli.

Dengan modal Rp1,5 juta, Risqi pergi ke pasar. Dia mengecek kondisi sayuran di pasar, kemudian membeli sejumlah sayuran.

"Awalnya saya cuma beli bawang merah, kentang, bawang putih, sama cabe. Satu juta lima ratus itu saya cuma jual 4 item," kata Risqi.

Usaha ini harus dia lakukan agar karyawan tetap bertahan. Akhirnya dengan menggunakan mobil pikap di kantor, Risqi berjualan sayuran di pinggir jalan. Dengan usaha ini, Risqi berharap sayur yang dijual cepat habis. Harapannya terkabul. Dalam waktu setengah hari, seluruh sayur dagangannya ludes terjual.

Dari sini Risqi mulai mengajak teman-teman lainnya untuk berjualan sayur. Bisnis baru ini dikerjakan Risqi bersama teman-temannya secara bertahap, mulai dari membuka jualan di pinggir jalan hingga merelakan ruangan kantor menjadi sebuah minimarket.

Heri, salah satu karyawan EO setuju dengan bisnis baru yang dicetuskan Risqi. Kantor yang sepi, disulap menjadi minimarket.

"Dibanding tidak ada kerjaan ya, karena kantor juga kerjaan tidak ada kan. Sepi banget kan namanya EO kan. Bos bikin kayak gini ya alhamdullilah," kata Heri.

Kini minimarket yang dibangun oleh Risqi dan teman-temannya semakin besar. Minimarket bernama Tsukiji ini menjual berbagai macam bahan pangan, sayuran hingga daging.

Risqi mengajak teman-teman yang lain untuk bisa berwirausaha meski dengan usaha kecil. Kuncinya hanya jangan takut, niat yang kuat dan pantang menyerah.

"Karena, jangan takut dan harus berani. Karena pasti ada rezekinya yang udah ditentukan sama Allah kalau kita mau berusaha gitu," tutup Risqi.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP