Berani Berubah: Agen Travel Banting Setir Budidaya Anggrek
Merdeka.com - Rohimah meraup untung besar selama menekuni usaha budidaya anggrek dan museum anggrek Raung Orchid. Bisnisnya berjalan lancar hingga meraup untung ratusan juta rupiah. Banyak rintangan yang harus dihadapi selama berbisnis anggrek Raung Orchid.
Sebelum membuka budidaya anggrek, Rohimah sempat memiliki bisnis travel agen. Namun imbas pandemi Covid-19, bisnis travel agent yang dijalani Rohimah bangkrut. Setahun tidak ada tamu, perjalanan juga tidak ada. Alhasil pendapatan dari travel agen berkurang drastis, bahkan mencapai minus.
Rohimah tidak mau berdiam diri. Dia juga tidak ingin memecat karyawan-karyawannya yang sudah bekerja 11 tahun. Segala cara diupayakan, sampai akhirnya tercetus membuka usaha budidaya dan museum anggrek.
"Hanya saya tidak bisa bertahan seperti ini terus. Bagaimana karyawan saya, bagaimana saya harus minus membayar karyawan saya," kata Rohimah.
Usaha budidaya anggrek memiliki konsep berbagi. Jadi tidak hanya bisnis, tetapi juga mengedukasi masyarakat untuk berpartisipasi dalam budidaya anggrek.
istimewa
Dengan penuh ketekunan, kini usaha budidaya anggrek sudah dikenal di sejumlah wilayah seperti Surabaya dan Jakarta. Penjualan anggrek dilakukan melalui toko online, sehingga penjualan bisa mencapai luar kota.
"Kemudian kami sudah merasakan untungnya secara komersial itu juga luar biasa yang paling penting buat kami adalah kebermanfaatan kami untuk orang-orang sekitar kami," kata Rohimah.
istimewa
Salah satu pekerja budidaya anggrek merasa terbantu dengan adanya usaha ini. Dia mengikuti pelatihan budidaya hingga membantu penjualan anggrek. Hasil kerja kerasnya bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari.
"Terus saya ya kerja, terus saya bisa menghidupi keluarga. Cukup untuk sehari-hari, untuk kebutuhan apapun itu bisa mencukupi alhamdulillah," kata Siti Saniatin.
Rohimah punya impian besar. Dia ingin hasil dari usahanya bisa dinikmati masyarakat sekitar. Rohimah juga ingin tempat tinggalnya bisa dikenal sebagai kampung anggrek.
"Saya rasa pandemi ini bukan akhir dari segalanya. Itu yang membuat saya bagaimana bisa bertahan bersama keluarga. Berinovasi membuka budidaya anggrek bersama warga sekitar," tutup Rohimah.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya