Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bensin Anda Sering Boros, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Bensin Anda Sering Boros, Bisa Jadi Ini Penyebabnya SPBU. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Masyarakat digegerkan oleh borosnya bahan bakar minyak (BBM) khususnya pertalite pertamina atau Ron 90. Pasalnya jika dibandingkan dengan Ron 89 yang dikeluarkan oleh SPBU Vivo masyarakat merasa lebih hemat jika memakai RON 89.

Walaupun memang harga jual antar RON 9O Rp 10.000 Pertamina dan RON 89 SPBU Vivo Rp 11.600 yang berbeda kisaran Rp 1.600, Masyarakat lebih memilih untuk membeli di SPBU Vivo. Hal tersebut terlihat antrian yang cukup panjang di SPBU Vivo Cilangkap.

Kendati demikian, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengatakan untuk menghitung tingkat oktan pada BBM dibutuhkan alat pengujian yang akurat. Cara mengkurunya pun harus mengacu pada metode standar seperti ASTM RON method. Seluruh proses pengujian dapat divalidasi dan alat yang digunakan selalu dikalibrasi.

"Pada gambar tersebut, Pertamina tidak dapat memastikan alat yang digunakan dalam pengujian RON. Jika alat yang digunakan tersebut adalah Oktan Analyzer Portable, alat tersebut juga harus terbukti sudah terkalibrasi menggunakan certified reference material secara berkala," kata Irto dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (11/10).

Namun apakah hal tersebut memang dikarenakan oleh bensin? Dikutip dari akun tiktok @astrocustom yang membagikan alasan dari bensin motor yang boros, pertama apabila anda jarang ganti oli rutin sebulan satu kali itu juga bisa menjadi penyebab mengapa bensin motor anda boros.

"Kalau jarang ganti oli, mesin motor jadi bekerja lebih berat," ucap @astrocustom.

Penyebab kedua yakni karena filter udara yang kotor. Perlu diketahui filter udara menjadi peran penting dalam proses pembakaran bensin.

"Kedengarannya sepele ya, tapi filter udara yang kotor itu bisa membuat aliran udara ke ruang bakar jadi tersendat. Jadi proses pembakarannya tidak sempurna deh," terang dia.

Alasan yang terakhir yakni karena busi yang sudah haus. "pembakaran mesin yang kurang maksimal ini akibat daya ledak busi yang menurun pasti benci jadi lebih boros, karena bensin yang tidak terbakar secara maksimal," tambahnya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP