Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Belum ada kecocokan harga divestasi 51 persen saham Freeport

Belum ada kecocokan harga divestasi 51 persen saham Freeport Freeport. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah dan PT Freeport telah mencapai kesepakatan divestasi saham sebesar 51 persen. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menargetkan proses divestasi tersebut rampung pada Desember 2018 mendatang.

Menteri BUMN, Rini Soemarno memberikan tenggat waktu 15 bulan dari sekarang kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) selaku pihak yang mengurus mekanisme divestasi.

Saat ini, proses divestasi baru sebatas tahap penyesuaian valuasi harga saham karena masih ada ketidakcocokan antara harga yang diajukan Freeport dengan yang diinginkan oleh BUMN. Perbedaan harga tersebut karena masing-masing pihak punya perhitungan yang berbeda sehingga perlu ditemukan titik temu.

"Jadi dengan financial advisor kami dan lawyer kami sedang menyiapkan timingnya maupun cara valuasinya. Karena ini kan valuasinya berbeda-beda. Dari Freeport begini, terus dari BUMN begini" kata Rini daat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (20/9).

Rini mengungkapkan, saat ini pihaknya belum memiliki formulasi hitunan kasar divestasi tersebut. Sementara yang akan mengambil alih saham Freeport adalah PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum). "Masih dalam proses, holding akan kami selesaikan sebelum akhir tahun 2018," pungkasnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP