Belanja Pegawai per April Naik Jadi Rp68,2 T Akibat Tunjangan Guru dan Gaji Honorer
Merdeka.com - Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, mengatakan belanja pegawai capai Rp68,2 triliun hingga April 2020. Belanja pegawai tersebut meningkat sebesar 3,2 persen dibandingkan periode yang sama dengan tahun lalu.
"Belanja pegawai itu Rp68,2 triliun. Belanja pegawai persen terhadap APBN adalah 26,2 persen hanya tumbuh 3,2 persen dibandingkan dengan tahun lalu," ujar Suahasil dalam diskusi virtual, Jakarta, Rabu (20/5).
Suahasil mengatakan, peningkatan belanja pegawai tahun ini sebagian besar dipicu oleh pembayaran tunjangan profesi guru dan gaji tenaga pendidik non Pegawai Negeri Sipil (PNS).
"Tumbuh 3,2 persen ini adalah untuk pembayaran tunjangan profesi guru, gaji dan tenaga pendidik non PNS," jelasnya.
Belanja Pegawai Telah Tersalurkan Baik
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDia melanjutkan, sejauh ini belanja pegawai diberbagai kementerian sudah disalurkan dengan baik. Sebab, belanja pegawai bersifat langsung dicairkan apabila sudah disetorkan dari Kementerian Keuangan.
"Kalau kita lihat diberbagai kementerian itu sudah ada pemantauan kita direalisasi di beberapa kementerian ini relatif baik dan semoga bisa terus dijaga. Kalau belanja pegawai itu biasanya sifatnya itu dicairkan langsung," tandasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya