Belanja online makin ramai
Merdeka.com - Perilaku konsumen online di Indonesia dewasa ini belum pernah terekam. Hal itu menyulitkan sebagian besar pedagang yang ingin berbisnis secara online.
Menyadari hal itu, Google Indonesia kemudian membuat sebuah survei terkait perilaku konsumen online. Survei tersebut dijalankan dalam
kurun waktu Desember 2013 hingga Februari 2014 dengan melibatkan 1.300 responden yang memiliki akses internet antara usia 18 sampai 50 tahun.
"Insight pengguna internet meningkat dengan sangat pesat dan telah mengubah perilaku konsumen di Indonesia," ujar Country Head Google Indonesia Rudy Ramawy di Jakarta, Selasa (1/4).
Rudy mengatakan, survei ini dilakukan di 12 kota di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Bali, Medan, Padang, Manado, Makassar, Pontianak, dan Banjarmasin.
Menurut dia, sebagian besar responden menyatakan lebih memilih belanja online daripada harus mendatangi pusat perbelanjaan.
"Potensi pertumbuhan online shopping sangat besar sekali, ini jumlahnya akan meningkat sesuai dengan pertumbuhan ekonomi," kata Rudy.
Selanjutnya, Rudy menerangkan, hasil survei ini dapat dimanfaatkan oleh kalangan pebisnis online. Survei ini dapat menjadi pertimbangan bagi pebisnis apabila ingin berdagang secara online.
"Survei ini bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha di Indonesia dalam menentukan bisnis mereka," ungkap dia.
Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) blibli.com Kusumo Martanto menyambut baik adanya survei ini. Dia menilai survei ini sangat membantu pengusaha untuk melihat kondisi pasar online.
"Studi ini sangat membantu. Tren yang sama dengan kami," pungkas dia. (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya