BEI salahkan sentimen negatif atas turunnya kinerja IHSG
Merdeka.com - Otoritas PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengaku optimis dengan kinerja indeks pada tahun ini yang akan tetap tumbuh positif walaupun di tengah banyaknya sentimen negatif beberapa pekan lalu. Seperti diketahui, pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) bulan Mei hingga Juni mengalami penurunan yang signifikan.
Direktur Utama BEI Ito Warsito mengatakan penurunan indeks beberapa pekan lalu disebabkan faktor sentimen bukan pada fundamental kinerja BEI sendiri. Tekanan pada pasar malah kebanyakan berasal dari isu-isu dalam negeri.
"Penurunan selama Mei dan Juni lalu disebabkan sentimen baik global maupun domestik. Namun sentimen dari domestik yang lebih dominan karena berdampak langsung dengan pasar," ujarnya saat konferensi pers Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di The Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (19/6).
Menurut Ito, faktor dari sentimen dari domestik seperti keterlambatan pemerintah menaikkan harga BBM sehingga subsidi BBM membengkak dan menyebabkan defisit. Sentimen lainnya juga seperti defisit perdagangan Indonesia yang tercatat hingga April mencapai Rp1,6 miliar, serta neraca pembayaran yang semakin melebar menambah sentimen negatif pada pergerakan indeks di pasar saham.
"Sentimen tersebut kalau bisa diperbaiki maka bursa akan berjalan dengan normal," jelasnya.
Di sisi lain, BEI juga merasa optimis dengan Bank Indonesia meningkatkan BI Rate menjadi 6 persen. Kendati demikian, saat ini pasar juga masih menunggu kepastian kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) lantaran hal itu menjadi perhatian dari investor asing saat ini.
"Faktor tersebut menjadi penting bagi investor asing lantaran beberapa lembaga pemeringkat beberapa kali meninjau rating Indonesia," tutupnya.
Sepanjang 2012 lalu, BEI mencatatkan tambahan 23 perusahaan baru. Total dana yang berhasil dihimpun dari para emiten saham sebesar Rp 29,97 triliun yang berasal dari penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) sebesar Rp 10,14 triliun, penerbitan right issues sebesar Rp 18,19 triliun, dan penerbitan waran sebesar Rp 1,64 triliun.
Di sisi lain, BEI juga mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp 712,44 miliar dan laba bersih mencapai Rp 218,09 miliar. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya