BEI: Pelaku pasar tak kecewa hasil pemilu legislatif 2014
Merdeka.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menganggap anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak dipengaruhi hasil pemilihan umum legislatif. Justru, investor dinilai masih menganggap kemenangan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) versi hitung cepat sesuai ekspektasi awal.
Hal itu disampaikan Direktur Utama BEI Ito Warsito di kantornya, Jakarta, Kamis (10/4). Dari informasi yang dia dapatkan, investor baik domestik maupun asing selama ini sudah berpegang pada polling pra-pemilu yang telah mengatakan PDIP bakal menang.
"Artinya dari segi hasil polling sebelum pemilu, apa yang dihasilkan sekarang tidak jauh dari hasil polling. Saya tidak melihat pelaku pasar kecewa dengan hasil pileg," ujarnya.
Jika kemudian PDIP Cuma meraup suara populer (popular vote) di kisaran 19-20 persen, tak sesuai target 27,5 persen, itu bukan berarti investor merasa ekspektasi mereka tak terpenuhi. Ito menilai, para pelaku pasar modal tidak mengurusi angka presisi pemilu legislatif sebagai acuan.
"Apa yang beda? PDIP tetap yang pertama, cuma urutan partainya tidak beda jauh kan? Ya itulah ekspektasi pasar. Karena pasar selalu punya ekspektasi, kalau persentase itu pasti tidak akan persis sama," kata Ito.
Justru, bila ada partai meraup suara luar biasa, barulah bisa dibilang ekspektasi pasar tidak terpenuhi. "Kalau ada yang melejit sendirian, baru itu hasil pollingnya aneh," imbuhnya.
Terkait penurunan IHSG dalam pembukaan perdagangan hari ini, otoritas bursa meyakini ini sentimen harian yang biasa. Apalagi, investor sedang menunggu rilis data perdagangan China yang di ekspektasikan naik 4,8 persen setelah bulan sebelumnya mengalami defisit.
Oleh karena itu, Ito percaya IHSG akan tetap melejit tahun ini, jika berkaca pada minat investor masuk ke bursa Indonesia.
"Turun naiknya IHSG itu hal yang biasa, itu sentimen yang biasa dalam pasar modal. Saya yakin sampai akhir tahuna akan tetap naik, tapi kalau dilihat harian naik turun," tegasnya.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Kamis (10/4) dibuka turun 92,09 poin atau 1,87 persen ke level 4.829,33. Sementara saham-saham blue chip yang tergabung dalam indeks LQ45 juga dibuka turun 23,93 poin atau 2,86 persen ke level 8.11,97.
(mdk/yud)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya