Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Begini cara pembelian surat utang negara lewat online

Begini cara pembelian surat utang negara lewat online Pemerintah terbitkan Obligasi. ©2018 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Pemerintah melakukan penerbitan surat utang (obligasi) dalam bentuk Surat Berharga Negara (SBR) ritel seri 003 dengan sistem online. Penerbitan tersebut diluncurkan di Ciputra Artpreneur, Kuningan.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Luky Alfirman mengatakan penerbitan SBR003 menyasar anak muda untuk menjadi investor. Selama ini, investor yang membeli SBN didominasi oleh usia 40 tahun ke atas.

"Menjangkau investor baru, khususnya generasi muda milenial," kata Luky di Jakarta, Senin (14/5).

Dia juga menyatakan bahwa salah satu tujuan penerbitan SBR003 ini juga untuk menambal defisit keuangan negara. "Cara pemerintah menutup defisit dengan obligasi," ujarnya.

Luky menyatakan, pemerintah menjanjikan pembelian SBR003 dengan kemananan dan kemudahan. Luky menegaskan, keamanan dijanjikan sebab penerbit instrumen adalah pemerintah. Selain itu, bunga yang ditawarkan cukup menarik. "Aman sekali, kami menjamin. Suku bunganya menarik 6,8 persen."

Selain itu, SBR003 juga dikatakan memiliki bunga yang tidak akan pernah turun, namun akan terus naik.

Luky menjelaskan, kemudahan juga diberikan pada saat investor ingin membeli SBR003. Adapun pembelian SBR003 bisa dilakukan di 9 mitra distribusi yang telah ditunjuk pemerintah dari perbankan dan fintech yaitu BCA, Bank Permata, BNI, Bank Mandiri, BRI, Danareksa, Investree, Tanamduit dan Bareksa.

"Bisa bernvestasi secara online, gak perlu datang ke bank. Selama ini kan beli SUN (Surat Utang Negara) dan SBN (Surat Berharga Negara) perlu datang ke bank, gak praktis banget. Sekarang sudah dimudahkan. Lebih terjangkau, lebih mudah."

Pembelian SBR003 dapat diilakukan dengan mendaftar secara online melalui aplikasi smartphone atau internet melalui sistem elektronik MiDis. Lalu investor akan memperoleh single investor identification (SID) dan rekening surat berharga via sistem pemesanan online.

Setelah memiliki SID maka calon investor dapat melakukan pemesanan melalui sistem elektronik MiDis, sehingga mendapat kode pembayaran. Kode pembayaran digunakan untuk penyetoran sesuai pesanan. Pembayaran dapat dilakukan melalui saluran bank persepsi.

Selanjutnya investor akan mendapat nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) dan menerima bukti konfirmasi kepemilikan SBN ritel.

Luky mengatakan, dengan membeli SBR003 investor bukan hanya berinvestasi tapi juga sudah berkontribusi untuk negeri. "Saya ingatkan juga bahwa ini alat instrumen yang disediakan oleh pemerintah, ini bukan hanya investasi tapi ini bagian dari peran serta dalam membangun republik kita dengan cara membeli SBR."

Setelah acara penerbitan, dilakukan juga demo cara pembelian SBR003 yang dilakukan oleh para selebritis Tanah Air seperti Giring, Tina Toon dan Nabila Syakieb.

Hasil penjualan SBR003 tersebut akan dialokasikan untuk memperkuat APBN antara lain untuk menambah dana pendidikan dan infrastruktur. Pemerintah menargetkan dapat meraih penjualan hingga Rp 5 triliun, atau naik dari penerbitan SBR002 sebesar Rp 3,8 triliun.

Masa penawaran SBR003 via online (e-SBN) berlaku selama 11 hari mulai 14 Mei 2018 hingga 25 Mei 2018 dengan tenor 2 tahun dan minimal pemesanan Rp 1 juta dan maksimal Rp 3 miliar.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP