Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bebas Karantina & Visa on Arrival Diprediksi Tarik 3,6 Juta Wisman Datang ke Bali

Bebas Karantina & Visa on Arrival Diprediksi Tarik 3,6 Juta Wisman Datang ke Bali Sandiaga Uno di Nusa Dua Bali. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memprediksi, dengan adanya aturan penerapan visa kedatangan Visa on Arrival (VoA) untuk Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) dan bebas karantina, akan ada 3,6 juta wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Bali.

"Kita, memprediksi 1,8-3,6 juta dari kunjungan wisatawan mancanegara. Jadi, itu kita akan pantau terus mudah-mudahan dengan perluasan VoA dan bebas karantina ini terus meningkat, seandainya nanti ada revisi akan kami sampaikan kepada seluruh pemangku kepentingan," kata Sandi di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (24/3).

Meski demikian, pihaknya masih menunggu kebijakan karantina di China karena masih ada penerapan karantina 14 hari di negara tersebut. Mengingat, China merupakan negara asal wisatawan asing terbanyak yang mengunjungi Bali.

"Kalau China ini, agak menunggu karena China masih menerapkan zero Covid-19 ini mengakibatkan jika wisatawan kembali itu harus 14 hari karantina. Itu beban yang terlalu berat (bagi) wisatawan. Kita akan tunggu nanti setelah mereka mengubah kebijakan kepada wisatawan untuk mengunjungi Bali atau beberapa destinasi lainnya," ujarnya.

Dia menjelaskan, hotel-hotel di Pulau Bali saat ini sudah mulai terisi dan menurutnya hal tersebut adalah kebangkitan pariwisata di Bali. Kendati, harus disikapi dengan kehati-hatian karena pandemi Covid-19 belum berakhir.

"Dan menurut saya ada tantangan baru, ekonomi baru, bagaimana kita bisa bangkit tapi dalam bingkai pengendalian pandemi yang baik. Jadi, aspek digitalisasi, aspek keberpihakan kepada UMKM aspek penciptaan lapangan kerja itu yang sedang kita bangun," tandasnya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP