Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BCA berminat jadi bank penyalur KUR tahun ini

BCA berminat jadi bank penyalur KUR tahun ini Dirut BCA Jahja Setiaatmadja. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah sedang menggenjot kinerja sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR). Untuk itu, pemerintah secara resmi telah menurunkan suku bunga KUR menjadi 9 persen dari 12 persen, efektif per tahun 2016.

Selain perbankan BUMN, pemerintah pun menggandeng perbankan swasta untuk bisa turut serta menyalurkan KUR. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengaku saat ini tengah mengkaji peluang untuk menjadi salah satu bank penyalur KUR.

"Kalau funding sih kira ada saja, justru melepasnya yang pusing. Sementara saya pikir kemampuan sekitar Rp 2 triliun," ujar Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (29/1).

Apabila mendapat lampu hijau untuk bisa terlibat menjadi bank penyalur KUR, Jahja mengatakan, perseroan bakal menggunakan sistem chaneling dengan bank lain, seperti BPD atau BPR. Hal ini lantaran penyaluran KUR melalui jaringan sendiri membutuhkan kesiapan infrastruktur yang memadai.

"Kita belum ada infrastruktur. Jadi kalau boleh, kita ikut KUR dalam bentuk channeling, ini kita lagi propose karena bagi kita yang penting hasilnya ada, seperti BPR, BPD, terutama BPR, likuiditasnya kan gak sebesar bank besar, lalu cost-nya kan mereka juga mahal, kalau kita kan cost-nya murah, tapi kalau kita kelemahannya enggak ada infrastruktur, jadi kita kerjasama. Kita dapatkan KUR itu lalu kita channeling ke BPR," jelas Jahja.

Jahja menambahkan, niat BCA menjadi bank penyalur KUR hanya untuk membantu PT Bank Rakyat Indonesia Tbk yang diminta menyalurkan KUR di tanah air.

"Bahkan kita sudah sampaikan ke BRI. BRI kalau mau kerjasama, enggak apa-apa, kita sediakan funding. Fundingnya ada, mereka bisa jalan. Buat saya yang penting hasil akhirnya," pungkas dia.

Seperti diketahui, Pemerintah mendorong keterlibatan lebih banyak bank penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan membuka kesempatan bagi lembaga keuangan non bank untuk menyalurkan KUR tahun ini. Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) mencatat, ada 10 bank swasta dan 11 bank pembangunan daerah masih dievaluasi oleh OJK terkait kelayakan bank-bank itu dalam menyalurkan KUR. Bank-bank tersebut harus memenuhi dua kriteria yaitu rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) usaha mikro dan kecil harus di bawah 5 persen dan portofolio kredit usaha mikro kecil di atas 5 persen.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP