Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BBM turun, harga sembako malah merangkak naik

BBM turun, harga sembako malah merangkak naik Ilustrasi telur. Shutterstock/Sea Wave

Merdeka.com - Pemerintah Indonesia sejak tanggal 1 Januari 2015 telah menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dan Solar. Namun turunnya harga BBM ternyata tidak mempengaruhi harga kebutuhan pokok di Banda Aceh.

Sejumlah sembako di Banda Aceh justru tetap merangkak naik dan juga ada yang stabil. Seperti harga telur di tingkat pedagang grosiran mengalami kenaikan drastis.

Penjual grosir telur di Peunayong, Banda Aceh, Novia mengatakan, pekan lalu dirinya bisa menjual telur Rp 32.000 per papan sebelum BBM naik. Namun saat ini dia harus menjual Rp 36.000 per papan.

"Kenaikan harga telur disebabkan stok telur di Banda Aceh menipis," kata Novia, Minggu (04/01) di Peunayong, Banda Aceh.

Selain itu, naiknya harga telur di Banda Aceh juga dipicu libur panjang tahun baru, natal dan libur sekolah. Kemudian juga disebabkan banjir yang melanda sejumlah kawasan di Aceh beberapa waktu lalu. Hingga mempengaruhi proses distribusi telur dari Medan, Sumatera Utara yang mengakibatkan harga telur mahal.

"Di pasar Peunayong harga telur pekan lalu mencapai Rp 32.000 per papan 30 butir telur. Namun hari ini harga telur telah mencapai Rp 36.000 per papan akibat minimnya stok telur," jelasnya.

Dia berharap pemerintah bisa segera turun tangan untuk mengatasi hal ini. Karena warga sangat ingin harga telur segera normal kembali, karena dinilai sangat memberatkan dan mempengaruhi sejumlah kebutuhan pokok lainnya.

"Pemerintah diharapkan segera melakukan penertiban harga-harga sembako setelah penurunan harga premium di Banda Aceh," tutupnya. (mdk/idr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP