Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bayar utang dan stabilisasi Rupiah, cadangan devisa Februari turun USD 3,92 miliar

Bayar utang dan stabilisasi Rupiah, cadangan devisa Februari turun USD 3,92 miliar dolar AS. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia akhir Februari 2018 sebesar USD 128,06 miliar, turun USD 3,92 miliar dari posisi Januari USD 131,98 miliar. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh penggunaan devisa untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan stabilisasi nilai tukar Rupiah.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Agusman, menjelaskan penurunan cadangan devisa juga dipengaruhi menurunnya penempatan valas perbankan di Bank Indonesia sejalan dengan kebutuhan pembayaran kewajiban valas penduduk.

"Posisi cadangan devisa tersebut cukup untuk membiayai 8,1 bulan impor atau 7,9 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standard kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor," ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (7/3).

Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai untuk mendukung ketahanan eksternal seiring dengan kuatnya prospek perekonomian domestik dan kinerja ekspor yang positif.

"Selain itu, akan terdapat tambahan devisa dari hasil penerbitan sukuk global pemerintah sebesar USD 3,00 miliar pada Maret 2018. Bank Indonesia akan menjaga kecukupan cadangan devisa guna mendukung stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan."

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP