Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Batal tutup tol lingkar luar, karyawan setuju proses perundingan

Batal tutup tol lingkar luar, karyawan setuju proses perundingan Blokir Jalan tol. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Serikat Karyawan PT Jalantol Lingkarluar Jakarta (JLJ) batal melakukan mogok kerja dan menutup tol lingkar luar. Awalnya, aksi ini akan dilakukan pada 28 Oktober hingga 30 Oktober 2015 lalu.

Saat ini, manajemen PT Jalantol Lingkarluar Jakarta (JLJ) dan serikat karyawan memastikan akan melakukan pertemuan bipartit, menyusul pembatalan aksi mogok tutup tol oleh serikat itu.

"Kami sudah bertemu dengan serikat karyawan untuk menindaklanjuti hasil pertemuan di Mapolda Metro Jaya," kata Kepala Bagian Hukum dan Humas PT Jalantol Lingkarluar Jakarta (JLJ), Revianto Januar seperti dilansir Antara, sabtu (31/10).

Januar menyebutkan, pada pertemuan pertama itu dihadiri juga oleh Ketua Serikat Karyawan, Mirah Sumirat dan kemudian proses bipartit berikutnya akan dilakukan selama satu bulan sesuai ketentuan perundangan. "Proses perundingan ini merupakan langkah yang diminta serikat terhadap 320 karyawan PKWT yang tidak mendaftarkan diri ke PT Jasa Layanan Operasi (JLO) sebelumnya," katanya.

Menurut dia, upaya perundingan tersebut merupakan hasil pertemuan antara Direksi PT Jasa Marga, Direksi PT JLJ, Direksi PT JLO dengan Serikat Karyawan JLJ yang difasilitasi oleh Kapolda Metro Jaya. Selain itu, rencana aksi mogok kerja yang semula akan dilaksanakan pada akhir Oktober ini pun dibatalkan.

Rencana aksi mogok kerja yang semula dikoordinasikan serikat karyawan karena mereka tidak ingin bergabung dengan PT Jasa Layanan Operasi (JLO), Anak Perusahaan Jasa Marga yang bergerak di bidang jasa layanan operasional jalan tol.

Namun, sosialisasi yang dilakukan oleh Manajemen JLJ, dari 2.800 karyawan PKWT PT JLJ, sekitar 90 persen di antaranya sudah bersedia untuk bergabung dengan PT JLO sebagai karyawan tetap.

Hal itu dilakukan, kata Januar, karena mereka menganggap gaji, tunjangan kesehatan dan kesejahteraan di PT JLO lebih pasti dibanding perusahaan sebelumnya. Sedang sekitar 10 persennya belum bersedia untuk bergabung dengan JLO. (mdk/idr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP