Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bappenas: Orang miskin lebih penting beli pulsa HP dibanding listrik

Bappenas: Orang miskin lebih penting beli pulsa HP dibanding listrik Menteri Bambang Permadi datangi KPK. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, menyebut pola konsumsi rumah tangga di Indonesia saat ini terus meningkat. Namun, terjadi anomali justru di kalangan masyarakat menengah ke bawah, di mana mereka lebih mementingkan pulsa telpon dibanding listrik.

"Dari segi pola konsumsi non pangan pulsa telepon paling banyak, ini terlihat lebih penting ngobrol ketimbang rumahnya tidak menyala (konsumsi pulsa listrik)," ujarnya saat pembukaan acara 'Investor Day' di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (1/8).

Bahkan, Menteri Bambang menyebut di sisi pola konsumsi masyarakat sektor pangan, komoditas rokok menembus posisi dua yang sering dikonsumsi masyarakat. "Rokok nomor dua setelah beras, kenapa dikategorikan pangan mungkin karena masuk mulut. Ini harus dikontrol," ucap Menteri Bambang.

Melihat kondisi tersebut, pemerintah berjanji akan memperbaiki pola konsumsi masyarakat penerima bantuan sosial. Salah satunya dengan menggandeng perbankan dalam negeri.

Menteri Bambang mengatakan, ke depan pemerintah akan menjalin beberapa perbankan nasional guna meminimalisir penggunaan uang tunai.

"Itupun masih beresiko. Ke depannya kami tidak berikan cash berikan card hanya bisa dipakai beli beras atau telor minyak goreng, makanya kita gandeng perbankan. Kita ingin dibantu masyarakat bukan menjadi konsumtif," ungkapnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP