Bappenas: Kita berusaha mengangkat kesejahteraan nelayan dan petani
Merdeka.com - Pemerintah Jokowi-Jusuf Kalla (JK) terus mencari solusi dalam memberikan pembiayaan kepada petani dan nelayan yang notabennya sulit diakses lembaga keuangan. Berbagai cara dan skema terus dicari pemerintah, bahkan bekerja sama dengan negara lain.
Deputi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Gellwyn Daniel Hamzah Jusuf, mengatakan pendanaan untuk nelayan dan petani saat ini masih sangat minim. Pola yang ada sekarang belum mendukung sektor keuangan masuk ke nelayan dan petani.
"Pemerintah ingin dan melakukan segala macam upaya mengangkat kesejahteraan nelayan dan petani bisa membaik. Itu dengan pendanaan," katanya di Lombok, NTB, Rabu (24/2).
Saat ini, Indonesia telah bekerja sama dengan 11 negara serta Asia-Pacific Rural and Agricultural Credit Association (APRACA) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD). Kolaborasi besar ini mencari skema yang tepat dalam menyalurkan pembiayaan kepada nelayan dan petani yang tidak pernah diakses lembaga keuangan.
"Ini kita cari solusi karena menyalurkan pembiayaan ke sektor pertanian dan perikanan itu sulit. mereka tidak punya akses apalagi masuk bank formal," katanya.
Gellwyn berharap, pertemuan antara Indonesia dan perwakilan 11 negara lainnya bisa mencari solusi atau best practice yang bisa diterapkan untuk pembiayaan petani dan nelayan. Ini menurutnya juga sebagai langkah pemerintah yang ingin mengembangkan masyarakat desa.
"Pemberdayaan kepada ibu nelayan, jadi istrinya kita dorong untuk mengembangkan usaha lain. Kita berikan pelatihan dan saat ini penyaluran pembiayaan melalui koperasi," katanya.
"Ini agar ibu ibu terbiasa menerima uang dan buat proposal. Mereka ada satu kegiatan bisnis. Kita dekati ibu-ibunya si nelayan dan petani yang tidak punya akses tadi," tutupnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya