Bappenas: Indonesia Punya 992 Perusahaan Startup
Merdeka.com - Direktur Industri, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Bappenas, Leonardo Adypurnama Alias Teguh Sambodo menyebut bahwa saat ini perusahaan digital sudah menggeser tren perusahaan konvensional. Hal itu terjadi dalam skala global termasuk di Indonesia.
Dia mengungkapkan, perusahaan teknologi mendominasi dalam di dunia usaha. Untuk Indonesia sendiri jumlah pelaku digital meningkat besar, terutama di bidang e-commerce, kemudian service on demand seperti Go-Jek.
"Saat ini Indonesia memiliki 992 start-up," kata dia dalam sebuah acara diskusi di Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis (15/8).
Sebanyak 992 start up di Indonesia 35,48 persen di antaranya merupakan e-commerce dengan jumlah 352 perusahaan. "Kemudian ada fintech 5,34 persen dengan 45 perusahaan start-up," ujarnya.
Lalu, start-up di bidang game porsinya 5,54 persen dengan jumlah 55 perusahaan. Sisanya, 53,63 persen adalah bidang lainnya dengan total jumlah 532 perusahaan.
"Bagian terkecil yang sudah mulai Internet of Thing (IoT) dan ini merupakan salah satu cerminan bahwa ke depan mungkin ini akan menjadi transmover perkembangan ekonomi digital," tutupnya. (mdk/idr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya