Banyak warga miskin tak mampu beli beras seharga Rp 1.600 per kg
Merdeka.com - Tahun lalu, pemerintah menggelontorkan dana Rp 5,44 triliun untuk penyaluran beras untuk rakyat miskin (Raskin). Namun, Perum Bulog sebagai penyalur raskin mengaku, masih banyak warga menunggak miliaran rupiah.
Tahun lalu Bulog menyediakan beras Raskin untuk 3,4 juta RTS dengan harga Rp 1.600 per kg. Setiap Kepala Keluarga (KK) memperoleh jatah 15,5 Kg per bulan.
"Sekarang kalau harga Rp 1.600 dikali 3,4 juta berapa. Kira-kira itu berarti Rp 6 triliun, kalau ada tunggakan miliar itu pasti ada," kata Sutarto di Kantor Perum Bulog, Jakarta, Senin (20/1).
Dia tidak menampik, ada beberapa daerah yang benar-benar sudah menyelesaikan tunggakan Raskin. Sebut saja Jawa Timur dan NTB. Namun ada beberapa daerah yang masih menunggak dengan alasan daya beli masyarakat rendah.
Berkaca dari kondisi itu, penyediaan margin fee sebesar 3,5 persen dari biaya produksi oleh pemerintah, sangat dibutuhkan Bulog. Idealnya, kata dia, margin fee yang diterima sebesar 7-10 persen.
"Margin itu sebenarnya sudah pernah dibahas di Kementerian BUMN, Bulog ingin 3,5 persen supaya pemerintah tidak melakukan tambahan subsidi. Sampai hari ini tidak ada, belum terealisasi," katanya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya