Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bantuan untuk Pelaku Wisata NTT Tak Kunjung Cair Meski Sudah Didata

Bantuan untuk Pelaku Wisata NTT Tak Kunjung Cair Meski Sudah Didata Turis berjemur di Kuta. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Ketua Asosiasi Perjalanan Wisata (Asita) Nusa Tenggara Timur, Abed Frans mengharapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) terus mengawal bantuan yang disalurkan untuk pelaku pariwisata dalam rangka penanganan dampak pandemi Covid-19.

"Kami berharap Menteri Parekraf Sandiaga Uno benar-benar bisa mengawasi pendistribusian bantuan agar benar-benar sampai kepada pelaku usaha pariwisata termasuk di NTT," katanya dikutip dari Antara, Selasa (20/7).

Dia mengatakan pada masa awal pandemi Covid-19 sudah banyak pelaku pariwisata yang didata, namun pada kenyataannya bantuan tidak sampai ke pelaku pariwisata.

"Atau paling tidak, (bantuan) tidak sampai kepada pelaku usaha pariwisata di NTT," katanya.

"Kalau pun mungkin ada yang menerima ya kami di Asita NTT tidak tahu seberapa banyak yang menerima bantuan tersebut," katanya.

Abed mengatakan, pihak Kemenparekraf perlu mengawal secara ketat dan menyeluruh proses pendistribusian bantuan agar dipastikan sampai ke para pelaku usaha pariwisata.

Pengawalan Hibah Kemenparekraf

Pengawalan ini juga termasuk juga pada bantuan hibah dari Kemenparekraf senilai Rp2,4 triliun untuk sektor pariwisata di Tanah Air yang telah diwacanakan Kemenparekraf jika berhasil terealisasikan.

Menurut dia, di sisi lain bantuan-bantuan tersebut memang hanya bersifat suplemen kepada industri pariwisata yang tidak dapat diberikan secara terus-menerus.

Industri pariwisata, kata dia sebenarnya membutuhkan percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) agar pintu-pintu masuk pariwisata segera dapat dibuka kembali.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP