Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bantuan Subsidi Upah dan BLT Minyak Goreng Gunakan Dana PEN, Berapa Jumlahnya?

Bantuan Subsidi Upah dan BLT Minyak Goreng Gunakan Dana PEN, Berapa Jumlahnya? Menkeu Sri Mulyani. ©Biro KLI Kemenkeu

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani menyebut bahwa dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akan difokuskan untuk program bantuan sosial kepada pekerja dan program yang meningkatkan ketahanan pangan masyarakat. Bantuan ini penting disalurkan karena harga komoditas global dan domestik tengah mengalami kenaikan.

"Kita masih ada Rp455 triliun untuk program pemulihan ekonomi PCPN. Ini difokuskan ke program seperti labor intensive atau program-program yang meningkatkan ketahanan," kata Sri Mulyani usai sidang Kabinet Paripurna tentang Antisipasi Situasi dan Perkembangan Ekonomi Dunia di Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/4).

Sebagai informasi, pemerintah dalam waktu dekat akan menyalurkan BLT Minyak goreng kepada 23,5 juta penerima. Dalam program ini pemerintah membutuhkan dana Rp6,9 triliun.

Tak hanya itu, pemerintah juga akan memberikan subsidi upah bagi pekerja dengan gaji di bawah Rp3 juta per bulan. Sebanyak Rp8,8 triliun dana harus disiapkan untuk 8,8 juta penerima.

Belum lagi program bansos produktif untuk pelaku usaha mikro. Akan ada 12 juta penerima yang masing-masing mendapatkan bantuan dana Rp600.000. Sehingga kebutuhannya Rp7,2 triliun.

Presiden Joko Widodo kata Sri Mulyani memerintahkan para menteri untuk melakukan program ekonomi. Misalnya kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar membuat program yang bisa menyerap tenaga kerja.

"Menciptakan lapangan kerja terutama kepada kementerian pupr dan kementerian lain," kata dia.

Presiden Minta Antar Kementerian Tingkatkan Koordinasi

Selain itu, Jokowi meminta agar para menteri meningkatkan langkah-langkah koordinasi di bidang ketahanan pangan. Antara lain pembukaan pangan, irigasi, ketersediaan pupuk, hingga bibit untuk produk-produk yang bisa tumbuh di Indonesia.

Sri mulyani mengatakan, semua negara di dunia sedang menghadapi situasi yang tidak mudah. Sehingga ketahanan pangan dan ketahanan energi menjadi hal yang perlu ditingkatkan.

"Tadi Presiden instruksi untuk pangan ini kan untuk padi, jagung, kedelai tidak lebih dari 3 bulan. Sehingga seharusnya bisa direspon secara lebih cepat oleh kementerian terkait bekerja sama dengan pemerintah daerah," tuturnya.

Sementara itu, dari sisi APBN, pihaknya akan memberikan dukungan terutama yang berhubungan langsung dengan masyarakat. APBN akan diarahkan menjaga keselamatan rakyat dan menjaga keselamatan ekonomi, namun tetap menjaga kesehatan APBN.

"Kita dukung langkah-langkah mengamankan masyarakat kita terutama tadi yang merasakan dampak global, yang memang dirasakan seluruh dunia," katanya mengakhiri.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP