Bantah Menko Rizal, JK sebut bom Sarinah tak surutkan minat investor
Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan aksi terorisme yang terjadi di Sarinah, Jakarta Pusat tak membuat minat para investor surut untuk tanamkan modalnya di Indonesia. Alasannya, teror yang melanda tanah air bukan pertama kalinya terjadi di Indonesia.
"Saya kira ini tidak, bukan hal pertama kita mengalaminya. Investasi itu mereka tidak mengarah ke situ. Yang penting kita tetap hati-hati dan jaga segala sesuatu," ujar JK di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (14/1).
JK melihat aksi terorisme terjadi tidak hanya di Indonesia tetapi juga di negara-negara lain.
Pemerintah dan masyarakat, lanjut JK, perlu berhati-hati dan waspada terhadap aksi terorisme yang berpotensi menyebabkan penurunan kondisi perekonomian Indonesia yang saat ini tengah bangkit.
"Hal ini kan terjadi di mana-mana, di Paris, Amerika, Pakistan, India, dan di banyak negara lain. Tapi kita tetap hati-hati," kata JK.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya, Rizal Ramli, menilai aksi radikal yang terjadi di pusat pemerintahan dan pusat bisnis Indonesia, Jakarta, berpengaruh terhadap minat investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Namun, pengaruh tersebut hanya dalam jangka pendek.
"Saya kira ada dampaknya, tapi dengan berjalan waktu tentu akan berkurang (dampaknya)," ucap Menko Rizal di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (14/1).
Hal ini, menurutnya, sudah terbukti saat peristiwa bom di Hotel JW Marriot beberapa waktu lalu. Kepercayaan investor asing sempat menyusut.
"Kita kan juga pernah mengalami Marriott misalnya, mula-mula memang terasa sekali dampaknya. Apalagi waktu itu ada korbannya orang asing kan. Tapi setelah berapa lama tentu akan berkurang dampaknya," imbuhnya.
Sebuah bom meledak di pos polisi di perempatan lampu merah Sarinah, Jakarta Pusat. Pantauan merdeka.com, Kamis (14/1), ada empat jenazah tergeletak pasca ledakan tersebut.
Satu di antara jenazah adalah seorang polisi. Sedangkan tiga lainnya adalah warga. Personel polisi yang belum diketahui identitasnya itu saat bom meledak berada di dalam pospol.
Sedangkan tiga korban meninggal lainnya saat bom meledak berada di luar pospol. Salah satu korban diketahui mengalami luka tembak.
Saat ini, kondisi Jalan MH Thamrin sudah disterilkan oleh polisi. (mdk/sau)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya