Bank Mandiri tawarkan program diskon kredit rumah bekas
Merdeka.com - Bank Mandiri mencatat penyaluran Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) sebesar Rp 29,9 triliun hingga triwulan III-2015. Besarnya kredit didukung oleh kredit rumah bekas.
Direktur Konsumer Bank Mandiri, Hery Gunardi mengatakan bisnis KPR rumah bekas masih berpotensi tumbuh karena tingginya kebutuhan masyarakat atas tempat tinggal yang terjangkau dan siap huni.
"Kebutuhan yang tinggi tersebut mendorong kami terus berinovasi melalui produk dan layanan yang sesuai dengan keinginan masyarakat. Misalnya program promosi pembiayaan yang menarik. Diperkirakan tahun depan kebutuhan rumah 15,4 juta sementara tahun 2025 bisa mencapai 30 juta," ujarnya saat acara 'Mandiri Property Outlook 2016' di Hotel ShangriLa, Jakarta, Senin (7/12).
Dalam menggarap bisnis KPR rumah bekas, perseroan menawarkan program diskon provisi 50 persen hingga tenor kredit mencapai 20 tahun.
"Kami juga terus memperkuat kerja sama dengan agen properti sebagai jembatan informasi kepada calon debitur, sekaligus dalam mempermudah akses nasabah," jelas dia.
Dia juga mengatakan tahun depan merupakan momentum bagi industri properti, di mana pasar rumah bekas akan mengimbangi pasar primary menuju keseimbangan pasar baru.
"Indonesia tempat paling baik berbisnis karena memiliki potensi yang besar," ungkapnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya