Bank Mandiri gandeng Pelindo III luncurkan kartu transaksi pelabuhan
Merdeka.com - Bank Mandiri bekerjasama dengan Pelindo III meluncurkan kartu prabayar e-Port Card. Kartu itu merupakan uang elektronik untuk memudahkan transaksi pembayaran jasa kepelabuhan.
Direktur Digital Banking and Technology Bank Mandiri, Rico Usthavia Frans, mengatakan melalui inovasi kartu e-Port tersebut, pengguna jasa pelabuhan tidak perlu lagi melakukan pembayaran secara tunai saat masuk pelabuhan.
"Pemanfaatan kartu e-Port ini juga akan dikembangkan untuk jasa-jasa lain di Pelabuhan yang berada di wilayah kerja Pelindo III sehingga masyarakat akan semakin meningkatkan pemakaian kartu e-Port," ujar Rico dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (1/9).
PT Pelindo III (Persero), yang berkantor pusat di Surabaya, mengelola 43 pelabuhan yang tersebar di 7 propinsi yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Menurut Rico, keberadaan e-Port Card merupakan dukungan program Gerakan Nasional Non Tunai. Atas hal itu, Bank Mandiri juga akan mendorong pemanfaatan kartu e-Port di seluruh pelabuhan di Indonesia.
"Kami akan mengembangkan sistem pembayaran dengan uang elektronik ini, agar dapat berperan aktif dalam menciptakan efektifitas dan efisiensi dalam proses kepelabuhan sehingga mampu meningkatkan aktivitas ekonomi di Tanah Air," tutur Rico.
Secara bisnis, peluncuran kartu e-Port juga diharapkan akan meningkatkan penggunaan Mandiri e-money dalam bertransaksi, di mana hingga Juli 2016, terdapat 7,9 juta kartu prabayar Mandiri e-money yang telah diterbitkan.
Adapun, frekuensi transaksi e-money pada Jan-Juli 2016 tercatat sebesar 196,2 juta transaksi senilai Rp 1,9 triliun, meningkat 38 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,4 triliun.
Saat ini, mandiri e-money seperti kartu dan gelang e-money, e-Toll Card, Indomaret Card, Gaz Card dan jenis lain berlogo 'e-money', dapat digunakan untuk melakukan transaksi di 946 merchant dengan jumlah outlet sebanyak lebih dari 52.000 unit.
Merchant-merchant tersebut antara lain jalan tol, pembayaran bus (Transjakarta, Trans Jogja dan Batik Solo Trans), kereta (RaiLink Medan dan Jakarta Commuter Line), parkir (Quality Parking, Secure Parking dan Parkir Stasiun Reska serta Terminal Parkir Elektronik di Jalan Sabang, Kelapa Gading dan Falatehan), toko-toko ritel, SPBU, restauran cepat saji dan arena rekreasi.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya