Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bank Mandiri copot Darmin Nasution dari posisi komisaris utama

Bank Mandiri copot Darmin Nasution dari posisi komisaris utama Darmin Nasution. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Bank Mandiri resmi mengangkat Wimboh Santoso sebagai Komisaris Utama menggantikan Darmin Nasution yang mendapat penugasan baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Keputusan ini didapat dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan terpilihnya Wimboh diyakini dapat membawa perbankan dalam negeri yang lebih baik ke depannya. Lantaran, memiliki latar belakang yang mumpuni di bidang perbankan.

"Pak Wimbo pernah bekerja di Bank Indonesia dan juga IMF," ujar dia usai acara RUPLSB Bank Mandiri di Plaza Mandiri, Jakarta, Jumat (18/12).

Saat ini, susunan komisaris perseroan menjadi Wimboh Santoso (Komisaris Utama), Imam Apriyanto Putro (Wakil Komisaris Utama), Abdul Aziz (Komisaris Independen), Aviliani (Komisaris Independen), Askolani (Komisaris), Suwhono (Komisaris), Goei Siauw Hong (Komisaris Independen) dan Bangun Sarwito Kusmuljono (Komisaris Independen).

Selain itu, lanjut Rohan, melalui kepengurusan baru, akan terus tumbuh berkelanjutan serta lebih siap menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean.

Komitmen untuk tumbuh berkelanjutan itu direalisasikan dengan peningkatan fungsi intermediasi. Hingga akhir September 2015, Bank Mandiri mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp 560,6 triliun, tumbuh 10,7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Bank Mandiri juga dapat mencatatkan pertumbuhan bisnis di tengah kondisi makro ekonomi yang masih mengalami fluktuasi. Kondisi ini ditunjukkan dengan laba operasional yang mengalami pertumbuhan 21,19 persen, dari Rp 22,5 triliun menjadi Rp 27,3 triliun pada triwulan III-2015.

"Kami dalam mengembangkan bisnis agar mampu menumbuhkan optimisme baru terhadap perekonomian Indonesia," jelas dia.

Perseroan juga mencatat penghimpunan dana pihak ketiga menjadi Rp 654,6 triliun pada September 2015 dari Rp 590,9 triliun di bulan September 2014. Dari jumlah tersebut, total dana murah yang berhasil dikumpulkan Bank Mandiri mencapai Rp 415,9 triliun atau tumbuh 15 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. (mdk/sau)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP