Bank Jatim salurkan KPR subsidi Rp 65 miliar di semester 1-2018
Merdeka.com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (bankjatim) tercatat telah menyalurkan dana kredit untuk pembiayaan perumahan subsidi atau KPR subsudi sebanyak 500 unit rumah. Total dana yang dihabiskan untuk sektor ini mencapai Rp 65 miliar.
"Per Juni 2018 untuk yang FLPP ya, ini kita sudah tercapai, kita sudah salurkan 500 unit itu kuota kita. Kita minta 500 lagi," ucap Direktur Keuangan Bank Jatim, Ferdian Timur Satyagraha ketika ditemui di Hotel Fairmont, Jakarta, Kamis (19/7).
Ferdian mengatakan, pihaknya terus bekerja sama dengan pemerintah baik pusat maupun daerah untuk menentukan nasabah yang memang layak mendapatkan fasilitas KPR subsidi.
"Kalau kita hitung Rp 133 juta per unit ya per nasabah, bisa Rp 65 miliar," katanya.
Sebelumnya, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (bankjatim) mencatatkan performa kinerja keuangan positif sepanjang semester I-2018. Laba bersih bankjatim tercatat mencapai Rp 758,28 miliar atau naik 5,01 persen dibanding periode sama tahun lalu.
President Director Bank Jatim, R. Soeroso mengatakan, berdasarkan laporan keuangan semester I-2018 unaudited, aset Bank Jatim tumbuh 15,63 persen atau sebesar Rp 59,54 triliun.
"Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Jatim tumbuh 17,35 persen (YoY) yaitu sebesar Rp 49,52 triliun. Pertumbuhan DPK didominasi oleh pertumbuhan Giro di angka Rp 19,67 triliun atau tumbuh sebesar 25,85 persen," ucap di Hotel Fairmont, Jakarta, Kamis (19/7).
Menurutnya, pertumbuhan giro yang signifikan tersebut menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat kepada Bank Jatim terus meningkat.
CASA rasio Bank Jatim pada semester I-2018 tercatat sebesar 70,47 persen. Dengan demikian, Bank Jatim berhasil mempertahankan CASA rasio di atas 65 persen selam 15 tahun. "Ini menunjukkan efektivitas Bank Jatim dalam mengelola dana murah," jelasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya