Bank Indonesia harus lakukan transformasi
Merdeka.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo melihat stabilitas ekonomi makro dalam bentuk inflasi yang terjaga rendah merupakan modal penting pertumbuhan ekonomi lebih kuat di 2015.
Dia berharap terjaganya stabilitas makro terus dipelihara sehingga gairah perekonomian dapat kembali ke kondisi sebelumnya. Mantan Menteri Keuangan ini meyakini perekonomian nasional bisa bersaing di percaturan global.
Adanya tekanan persaingan dari negara-negara yang lebih efisien, lebih produktif secara otomatis menuntut pemerintah konsisten mengambil langkah perbaikan agar mampu mengadaptasi.
"Dalam menghadapi dunia yang semakin kompleks, semakin penuh persaingan dan semakin saling terkait, mengindikasikan peran BI yang lebih aktif sangat dibutuhkan," ujar Agus dalam acara Bankers Dinner di Jakarta Conventional Center, Senayan, Jakarta, Kamis (20/11).
Bank Indonesia tidak dapat lagi bekerja hanya sekedar business as usual, tetapi perlu transformasi dan membangun keunggulan. Agus Marto mencanangkan program transformasi arsitektur dan fungsi strategis BI 2015-2024 dengan menetapkan program-program strategis bertema policy excellence, outstanding execution, institutional leadership, motivated organization, dan state of the art of tecnology.
"Kelima tema tersebut akan menjadi arah dan pedoman BI untuk menjadi lembaga yang kredible dan terbaik di regional," paparnya.
Dalam acara tersebut, hadir pula Presiden Joko Widodo yang menjadi tamu kehormatan dalam acara tahunan tersebut. Selain itu, juga dihadiri Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Perindustrian Saleh Husin dan para petinggi bank-bank dan pejabat di industri keuangan. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya